KELILING MAKASSAR SEHARIAN
KELILING
MAKASSAR SEHARIAN
Halo , kalian tak punya banyak waktu liburan tetapi
ingin menikmati indahnya Makassar , Sulawesi Selatan. Tak perlu galau , dengan itinerary yang siap , keliling seharian
di kota Daeng ini tetap bisa dilakukan.
Daya Tarik
wisata pertama yang akan kita kunjungi
sesampainya di Makassar adalah Fort Rotterdam yang berada di pusat kota
Makassar.
Sumber :instagram @rickykukeko
Dibangun pada tahun 1554 oleh Raja Gowa I Manrigau Daeng Bonto Karaeng
Lakiung Tumapa’risi Kallonna dengan nama Benteng Ujung Pandang , daya Tarik wisata
ini merupakan landmark Kota Makassar. Bangunan tua yang hingga kini masih terawatt
itu menyimpan sejarah perjuangan Indonesia Bagian Timur. Fort Rotterdam
digunakan Belanda untuk menampung rempah-rempah dan sebagai pusat pemerintahan.
Saat Jepang mengambil alih, benteng dipakai untuk pusat pertanian dan bahasa.
Setelah Indonesia bebas dari kekangan kolonialisme, Fort Rotterdam diambil alih
oleh TNI dan menjadi pusat komando. Kini, benteng yang mempunyai tinggi 5 meter
dan ketebalan dinding 2 meter tersebut menjadi pusat kebudayaan dan seni.
Di masa lalu Fort Rotterdam juga digunakan untuk menahan Pangeran
Diponegoro pada tahun 1834. Masih di area yang sama kalian bisa sekaligus
mengunjungi Museum La Galigo dan gereja tua peninggalan Belanda. Ya, Benteng
Fort Rotterdam adalah wisata wajib bagi siapapun yang datang ke Makassar. Setelah puas melihat Benteng Fort Rotterdam kalian bisa meneruskan perjalanan ke Pasar Terong.
Pasar
Terong adalah nama pasar tradisional yang berada di kota Makassar dan
terletak di jalan Terong, kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Bontoala.
Pasar
ini terkenal sebagai pemasok sembilan bahan kebutuhan pokok, seperti
sayur-mayur, aneka jenis ikan, telur, buah-buahan, dll yang berasal dari
berbagai daerah di Sulawesi-Selatan. Pasar
ini juga setidaknya menyuplai kebutuhan di daerah lain hingga 18
provinsi khususnya Sulawesi dan Indonesia Timur dan sebagian Barat
khususnya. Untuk menyebut beberapa daerah itu diantaranya Kendari, Palu,
Gorontalo, Menado, Maluku, Kalimantan khususnya bagian Timur, pelosok
Papua dari Sorong hingga Mereuke, sebagian Bali, NTT dan NTB bahkan
beberapa bagian di Jawa Timur, Jawa Barat, Banten hingga DKI Jakarta.
Bahkan pasar Terong juga mampu menyuplai sebuah Negara termuda, yakni
Timor Leste.
Hari sudah menjelang siang waktunya untuk makan siang sebelum melanjutkan perjalanan ke Balla Lompoa . Diperjalanan menuju Balla Lompoa tedapat Rumah Makan Pak Tjomoet yang berada Jl.Sultan Hasanuddin ,Kabupaten Gowa.
Sumber: Catatn kecil keluarga-wordPress.com
Kalian bisa lihat diatas menu dari Rumah Makan Pak Tjomoet , menu yang paling terkenal adalah Ayam Penyet yang sangat lezat. Sayang untuk dilewatkan bukan?
Perut sudah kenyang , kini kita siap untuk kembali berkeliling Kota Makassar.
Kita bisa meneruskan perjalanan wisata ke Istana Balla Lompoa. Daya tarik wisata yang terletak di jantung Kota Sungguminasa,Gowa. Selain berisi koleksi artefak kerajaan Gowa seperti mahkota, buku perjuangan,
bendera, badik, payung dan lain-lain, hunian raja tempo dulu ini merupakan
contoh rumah adat yang hingga kini masih dipertahankan. Kendati beberapa kali
mengalami renovasi namun bentuk asli rumah adat yang didirikan pada tahun 1936
itu tak berubah.
Sumber: instagram @celebesbackpacker
Layaknya
perjalanan wisata, selain mencicipi kuliner, aktivitas yang tak boleh
ketingalan adalah berbelanja souvenir. Adalah pusat oleh-oleh Somba Opu yang biasa menjadi tujuan para wisatawan untuk
membeli aneka barang unik.
Sumber: favehotels.com
Di Somba Opu kalian bisa mendapatkan songkok khas Bugis,
sarung Mandar dan sutera sengkang. Bagi penyuka barang-barang interior rumah, kalian bisa membeli ukiran Toraja dalam berbagai bentuk. Kerajinan perak yang
berbentuk kapal pinisi juga bisa kalian temui. Ini adalah item oleh-oleh paling
banyak dicari oleh pelancong. Di deretan cemilan ada banyak makanan yang bisa
kita bawa pulang seperti sirup markisa, kripik kacang, dodol, manisan dan
lain-lain. Jangan lupa memborong minyak gosok dan kayu putih khas Makassar.
Ratusan toko yang berada di ruas ini hampir tak pernah sepi. kalian bisa leluasa
memilih barang kesukaan di tiap penjual. Jangan pernah lewatkan moment yang baik ini.
Malam hampir datang, sisihkan waktu untuk sekedar
santai sambil makan pisang epe di pantai Losari. Barangkali inilah daya tarik wisata yang
paling terkenal di Makassar. Sejak pukul 3 sore hingga 9 malam warga sekitar
dan wisatawan berkumpul melihat keindahan panorama. Sunset dan sunrise bisa kalian nikmati di sudut ini. Matahari terbenam pantai Losari akan menutup wisata
sehari kalian dengan kenangan indah dan harapan untuk menginjakkan kaki ke kota
ini lagi di liburan mendatang.
Sumber:Instagram @Rickykukeko
Nah, tunggu apa lagi? Yuk jalan-jalan ke salah satu Destinasi tercantik di dunia yaitu Pulau Sulawesi, khususnya Kota Makassar. Happy Traveling.
Love, Juliarnis




Komentar
Posting Komentar